PENCARIAN JATI DIRI MELALUI NOVEL LAYLA SERIBU MALAM TANPAMU KARYA CANDRA MALIK

Nurul Fitriani

Abstract


Novel “Layla Seribu Malam Tanpamu” karya Candra Malik mengungkapkan tentang kehidupan religius, dan sosial budaya masyarakat Solo. Novel tersebut diulas menggunakan kajian sosiologi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan dan menjelaskan pandangan dunia pengarang mengenai eksistensi seorang Tuan Guru, latar belakang sosial budaya masyarakat, dan nilai- nilai pendidikan yang dapat diiimplementasikan dalam kehidupan sehari- hari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Metode ini digunakan untuk menelaah isi dari sebuah dokumen. Dokumen dalam penelitian ini ialah novel “Layla Seribu Malam Tanpamu” karya Candra Malik. Validasi yang digunakan dalam penelitian berupa tringualisasi teori. Tahapan analisis dokumen yang dilakukan dimulai dari tahap pembacaan, pencatatan dokumen, hingga pada analisis dokumen. Hasil penelitian yang dicapai menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Solo, berdasarkan pandangan kasat mata Salman Faris menganggap bahwa seorang Tuan Guru merupakan salah satu sosok yang mampu memberikan panutan sesorang selamat dunia akhirat, doa yang dipanjatkan tuan guru lebih cepat dijabah oleh Allah dibandingkan dengan manusia lain dan masyarakat tidak memandang ada cela sedikitpun dari sosok seorang Tuan Guru. Kemudian disertai dengan latar belakang sosial budaya masyarakat mencakup adat dan kepercayaana, pekerjaan, pendidikan, agama yang dianut, tempat tinggal, bahasa dan suku. Adapun nilai- nilai yang terkandung dalam novel ini meliputi pendidikan sosial, moral, budaya, agama, ekonomi, poltik dan historis.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.