SOSIOPRAGMATIK: ENTITAS IMPERATIF SANTRI DI PONDOK PESANTREN MAHASISWA AL-ADZKIYA’ NURUS SHOFA

Nur Suhana

Abstract


Tulisan ini bertujuan untuk memberikan: (1) wujud dan makna imperatif dengan menggunakan ancangan sosiopragmatik dan (2) frekuensi keseringan tuturan imperatif santri Pesma Anshofa. Entitas imperatif adalah objek imperatif yang dikaitkan dengan konteks situasi tutur yang melatarbelakangi. Makna imperatif ini ditentukan oleh konteks ekstralinguistik dan ditemukan dalam imperatif langsung maupun tidak langsung, yang digolongkan menjadi enam wujud imperatif. Penelitian entitas imperatif santri Pesma Anshofa menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah santri Pesma Anshofa, sedangkan data penelitian ini adalah tuturan-tuturan santri Pesma Anshofa yang mengandung makna sosiopragmatik imperatif. Data-data tersebut dianalisis dan dihitung persentasenya berdasarkan enam jenis imperatif yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua tuturan santri Pesma Anshofa mengandung wujud dan makna imperatif. Imperatif pembiaran tidak ditemukan dalam penelitian ini. Hal ini menunjukkan bahwa tuturan santri Pesma Anshofa tidak secara keseluruhan diujarkan dengan penanda imperatif, melainkan tergantung wadah konteks sosiokultural dan situasionalnya.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.