INKUIRI KULTURAL SEBAGAI STRATEGI ALTERNATIF PEMBELAJARAN INTERKULTURAL DALAM BAHASA DAN SASTRA

Fauzan Fauzan

Abstract


Masyarakat Indonesia tergolong masyarakat multikultural dan juga multilingual. Mereka telah memiliki karakteristik prilaku sosial dan  nilai-nilai budaya yang berasal dan dibawa dari  kelompok dan golongannya masing-masing. Dalam kehidupan sosial mereka tidak dapat menghindarkan diri dari interaksi dengan kelompok budaya dan golongan lain (interkultural), yang pada dasarnya mereka juga memiliki keyakinan terhadap nilai-nilai kehidupannya, meskipun pada akhirnya sebagian mereka saling mengadopsi dan beradaptasi pada perbedaan nilai-nilai itu. Namun, persoalan akan timbul jika  di antara kelompok tersebut tidak saling memahami  terhadap nilai-nilai budaya masing-masing. Hal ini akibat adanya perbedaan standar norma yang ada.  Kondisi ini sangat mungkin akan memicu timbulnya berbagai persoalan dalam berkehidupan. Perbedaan bahasa yang sekaligus perbedaan budaya harus dirajut dalam satu untaian norma untuk menuju kehidupan yang berprikemanusiaan. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa memiliki peran yang sangat menentukan dalam kehidupan sosial yang normal.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.