PEMANFAATAN KODE ESTETIK DAN BENTUK ESTETIKA POSTMODERN DALAM NOVEL 86 KARYA OKKY MADASARI

Amalda Alif Zabita

Abstract


Karya sastra merupakan hasil dari proses kreatif penulis dalam karyanya. penulis dalam proses kreatifnya tidak hanya mengandalkan imajinasi-imajinasi semata, penulis juga mengikut sertakan pengetahuan akan kehidupan masyarakat sekitar untuk mengangkat permasalahan-permasalahan yang ada. Berkaitan dengan permasalahan-permasalahan tersebut, penulis menggunakan pemilihan Bahasa yang tepat supaya menimbulkan kesan estetik bagi pembaca.  Dalam proses kreatifnya, penulis juga bekerja keras dalam sisi-sisi kehidupan masyarakat yang berhubungan dengan aspek estetik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) pemanfaatan bahasa sebagai kode estetik untuk menampilkan sebuah kejadian dalam novel 86 karya Okky Madasari, dan (2) bentuk estetika postmodern dalam novel 86 karya Okky Madasari. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan stilistika berupa penekanan analisis aturan Bahasa dalam karya sastra dan interpretasi untuk mendapatkan makna keseluruhan. Sumber data penelitian ialah novel 86 karya Okky Madasari. Teknik analisis data dalam penelitian ini ialah: (1) deskriptif, (2) pemahaman hermeneutik, dan (3) analisis interaktif-dialektis. Hasil penelitian antara lain. Pertama, keunikan kode estetik novel 86 ditandai dengan pemanfaatan bahasa sebagai sarana estetika. Pilihan gaya bahasa yang tepat mampu menggambarkan pengalaman empiris seorang tokoh dalam cerita. Kedua, estetika postmodern dalam novel 86 digambarkan melalui beroperasinya toeri estetika yang mengaitkan teks dan konteks dalam novel 86 karya Okky Madasari sehingga fakta yang secara realis ada dalam kehidupan masyarakat dimasukkan dalam sebuah karya sastra.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.