LINGKUNGAN BUDAYA (EKOBUDAYA) DALAM SASTRA PERETAS NILAI-NILAI LUHUR BANGSALINGKUNGAN BUDAYA (EKOBUDAYA) DALAM SASTRA PERETAS NILAI-NILAI LUHUR BANGSA

Sugiarti Sugiarti

Abstract


Bahasa dan sastra sebagai penyangga kekuatan kultural suatu bangsa. Melalui bahasa identitas bangsa diketahui dan melalui sastra nilai-nilai kultural dapat diungkapkan secara implisit maupun eksplisit. Nilai-nilai kultural yang terejawentahkan melalui pemanfaatkan bahasa memiliki fungsi strategis untuk menyampaikan pesan-pesan dalam menciptakan kesatuan dalam keberbinekaan. Dalam praktiknya lingkungan budaya dapat dikaji melalui (1) sastra sebagai media membangun kekuatan kultural yang terjabarkan dalam karya-karya sastra yang dihasilkan oleh pengarang; (2) karya sastra sebagai peretas nilai-nilai luhur bangsa Indonesia sebagaimana kita perhatikan bahwa karya sastra memuat nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang dikembangkan melalui narasi cerita melalui penghadiran tokoh; (3) strategi pengelolaan lingkungan budaya dalam produksi sastra dapat dipahami bahwa lingkungan budaya sebagai modal kreatif berupa simbol-simbol yang dimanfaatkan oleh pengarang dalam penyampaian pesan. Pembaca akan memperoleh pemahaman yang komprehensif bagaimana menjaga lingkungan budaya. mengingat sastra sebagai sarana untuk menyemaian cultural value yang tumbuh dan berkembang di masyarakat.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.