LITERASI SASTRA DALAM MASYARAKAT BELAJAR (LEARNING SOCIETY)

Arif Budi Wurianto

Abstract


Literasi Sastra merupakan dimensi literasi bidang kajian yang memiliki cakupan pemberdayaan Masyarakat Baca dalam mencintai sastra agar nilai-nilai etika, estetika, dan moral terabsorbsi secara luas. Masyarakat belajar (learning society) adalah sebuah kondisi yang terjadi di masyarakat dengan ciri tiap individu dalam masyarakat mempunyai rasa keingintahuan terhadap pengetahuan dan keterampilan dengan melakukan discovery inquiry dan telah melakukannya sebagai praktik kultural yang berkaitan dengan upaya memahami, melibati, menggunakan, menganalisis, dan mentransformasi pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan literasi sastra dengan penguatan masyarakat baca merupakan hubungan resiprokal positif dan transformatif. Peran politik dalam kebijakan biaya produksi buku murah dengan pencetakan karya sastra bermutu perlu diperhatikan. Demikian juga dengan perhatian pemerintah lokal secara politis harus mengapresiasi dan mengakomodasi kelompok-kelompok belajar, perpustakaan rakyat dan rumah baca, serta kelompok-kelompok diskusi sastra.

Full Text:

PDF

References


Goody, Jack. Ed. 1975. Literacy in Traditional Societies. Cambridge: Cambridge University Press.

Rosidi, Ajip. 2016. Sastera dan Budaya. Jakarta: Pustaka Jaya.

Suastika, I Made. 2006. Estetika dan Kreativitas Penulisan Sastra dan Nilai Budaya Bali. Denpasar: UNUD Press.

Suastika, I Made. 2005. Keberaksaraan dalam Kebudayaan. Denpasar: UNUD Press.

Soedjatmoko. 1995 Dimensi Manusia dalam Pembangunan: Pilihan Karangan Soedjatmoko. Jakarta: LP3 ES.

Soedjatmoko. 2010. Menjadi Bangsa Terdidik. Jakarta: Kompas.

Tilaar, HAR. 2003. Kekuasaaan dan Pendidikan: Suatu Tinjauan dari Perspektif Studi Kultural. Jakarta: Kompas.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.