BENTUK MITOS JAWA DALAM NOVEL SIMPLE MIRACLE: DOA DAN ARWAH KARYA AYU UTAMI SEBAGAI PIRANTI PENDIDIKAN KARAKTER (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA)

Risnawati Risnawati

Abstract


Realitas mitos Jawa diwujudkan manusia melalui bentuk upacara ritual dan lebih berkaitan dengan kepercayaan. Masyarakat Jawa percaya bahwa mengetahui mitos adalah sesuatu yang penting karena mitos tidak hanya mengandung tafsiran, melainkan mereka harus menjalankan dan mengulangi kembali apa yang telah Tuhan dan alam supranatural kerjakan yang dianggap bukan sebuah pemikiran maupun hasil logika, melainkan lebih merupakan orientasi spiritual dan mental yang berhubungan dekat dengan yang Ilahi. Sisi lain mitos Jawa juga mencerminkan kebudayaan dan cenderung menyampaikan pesan-pesan yang bersifat transformatif, yang terpadu dalam satu mitos Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk mitos Jawa dalam novel Simple Miracle: Doa dan Arwa karya Ayu Utami dan menanamkan nilai pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hermeneutika. Pengkajian jenis ini bertujuan untuk mengungkapkan berbagai informasi kualitatif dengan pendeskripsian yang diteliti mengambarkan secara cermat bentuk-bentuk mitos Jawa melalui kajian antropologi sastra. Dalam penelitian ini difokuskan pada bentuk mitos Jawa yang terjadi pada Simple Miracle: Doa dan Arwa karya Ayu Utami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk mitos Jawa yang terdapat pada novel tersebut terjadi pada keluarga tokoh aku. Hasil penelitian adanya bentuk-bentuk mitos Jawa yang berkiblat di Yogyakarta dalam novel Simple Miracle: Doa dan Arwa karya Ayu Utami pada umumnya tidak hanya berkaitan dengan hal negatif atau takhayul, akan tetapi memiliki nilai-nilai yang moral yang dapat dijadikan penguatan pendidikan karakter.

Full Text:

PDF

References


Barthes, Roland. 2006. Mitologi. Yogyakarta: Kreasi Wacana Yogyakarta.

Budiono, Herusatoto. 2012. Mitologi Jawa. Yogyakarta: LKIS.

Endraswara, Suwardi. 2008. Budi Pekerti Jawa: Tuntunan Jawa Budaya Adiluhung. Yogyakarta: Gelombang Pasang.

Endraswara, Suwardi. 2014. Mistik Kejawen: Sinkretisme, Simbolisme, dan Sufisme dalam Budaya Spiritual Jawa. Yogyakarta: Narasi.

Hassanudian. W.S. 2015. Kearifan Lokal Dalam Tradisi Lisan Kepercayaan Rakyat Ungkapan Larangan Tentang Kehamilan, Masa Bayi, Dan Kanak-Kanak Masyarakat Minangkabau Wilayah Adat Luhak Nan Tigo. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya. Vol. 1 No. 2, 198-204.

Jabrohim (ed). 2003. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya bekerja sama dengan Masyarakat Poetika Indonesia.

Mulder, Niels. 1996. Pribadi dan Mayarakat Jawa. Jakarta: CV Muliasari.

Nensilianti. 2016. “Mitos Masyarakat Bugis “Sawerigading”: Kajian Struktural Levi-Strauss”

Purwadi dan Djoko Dwiyanto. 2006. Filsadat Jawa: Ajaran Hidup yang Berdasarkan Nilai Kebijaksanaan Tradisional. Yogyakarta: Panji Pusaka.

Ratna, Nyoman Kutha. 2011. Antropologi Sastra: Peranan Unsur-Unsur Kebudayaan dalam Proses Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sardjuningsih. 2013. Sembonyo: Jalinan Spiritualisme Masyarakat Nelayan. Tulungagung: STAIN Tulungangung Press.

Setiawan, A. 2015. Sikap Hidup Wanita Jawa dalam Novel Bekisar Merah dan Novel Midah Si Manis Bergigi Emas. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya. Vol. 1 No. 1, 1-10.

Suseno, Franz Magnis. 2003. Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Utami, Ayu. 2014. Simple Miracle: Doa dan Arwah. Jakarta: PT Gramedia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.