ANALISIS INDEKS KAPASITAS FISKAL TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DENGAN PENGALOKASIAN BELANJA WAJIB BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI EMPIRIS PADA KABUPATEN/KOTA DI JAWA)

Andy Dwi Bayu Bawono, Heppy Purbasari, Mujiyati Mujiyati

Abstract


Otonomi daerah pada dasarnya ditujukan untuk mendekatkan pemerintah daerah kepada masyarakatnya, hal ini dimaksudkan agar pemerintah daerah lebih mengetahui kelemahan dan kelebihan di daerahnya sampai pada tingkat yang paling bawah. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Belanja Wajib Bidang Pendidikan dan Kesehatan dijadikan sebagai variabel intervening dalam pengaruh antara Indeks Kapasitas Fiskal dengan Indeks Pembangunan Manusia. Jenis penelitian yang digunakan peneliti merupakan penelitian empiris dan explanatory yang digunakan untuk menganalisis indeks kapasitas fiskal terhadap belanja wajib pendidikan dan kesehatan. Populasi penelitian adalah seluruh Kabupaten dan Kota se Pulau Jawa, dengan menggunakan purposive sampling didapatkan 106 Kabupaten/Kota. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh berdasarkan informasi tertentu yang telah dipublikasikan oleh instansi tertentu berupa PMK 119/PMK.07/2017, Laporan realisasi APBD Kabupaten/Kota di Pulau Jawa Tahun Anggaran  2017 dan data dari BPS Kabupaten/Kota di Pulau Jawa tahun 2017. Hasil analisis hipotesis membuktikan bahwa naik turunnya Indeks Kapasitas Fiskal di tiap-tiap daerah mampu mempengaruhi tinggi rendahnya pengolakasian Belanja Wajib Bidang Pendidikan dan Kesehatan. Sedangkan dalam pengujian Path Analysis menyatakan bahwa Indeks Kapasitas Fiskal lebih banyak memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap Indeks Pembangunan Manusia tanpa adanya pengaruh dari Belanja Wajib Bidang Pendidikan dan Kesehatan.  

Keywords


Indeks Kapasitas Fiskal, Belanja Wajib Bidang Pendidikan, Belanja Wajib Bidang Kesehatan, Indeks Pembangunan Manusia.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.