Refleksi Hari Kartini, Gugatan "Wanita Sufistik"

Haris Thofly

Abstract


Aku Sebagai Wanita sudah sangat bersyukur, Iklas rela-rela saja menjadi wanita, jenis kelamin yang sudah sepatutnya menjadi pasangan lelaki. "maha suci Allah yang telah menciptakan makhlik berpasang-pasangan" (Al-ayat). ada siang ada malam, ada baik ada buruk, dan ada leleki ada wanita. "Khittahku" sebagai wanita (Kaum Hawa) diciptakan memeng untuk mendampingi lelaki (kaum adam). Tapi aku sungguh merasa malang, ketika aku yang tidak lebih hanya manusia biasa sudah kalian "hiperwanitakan" secara keterlaluan secara berlebihan. karena apa pun yang levelnya berlebihan itu sungguh tidak baik.

Keywords


Gugatan "Wanita Sufistik"

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.