Pilpres 2019, Mahasiswa Bisa Apa?

Andi Akbar Tanjung

Abstract


Tanggal 17 April mendatang pesta demokrasi terbesar di Indonesia akan dilaksanakan, Pilpres 2019. Berbagai upaya dan usaha sudah dilakukan. Tenaga dan materi sedang dikerahkan hingga strategi pamungkaspun siap diluncurkan.Sampai saat ini, tim pemenang dari kedua kubu terus memutar otak untuk memikirkan metode kampanye paling jitu agar bisa menarik pemilih yang sangat beragam mulai dari wong cilik di pedesaan, kalangan milenial di media sosial, masyarakat mapan di kota-kota besar, hingga kaum intelektual (mahasiswa) di kampus dan warung angkringan.Dengan kerja keras yang telah diusahakan oleh masing-masing tim pemenang dari kedua kubu, sedikit banyak telah memberikan dampak pergeseran jumlah pemilih.Akan tetapi, ada satu momok yang selalu ditakuti oleh kedua kubu yaitu pemilih golput. Fakta ini tidak bisa dipandang sebelah mata mengingat pada Pemilihan Presiden 2014, jumlah pemilih golput menyentuh angka 30,8% dari 250 juta lebih masyarakat Indonesia.Bilven Sandalista, seorang pegiat literasi asal Bandung, mengkategorikan orang golput ke dalam empat golongan berdasarkan alasannya yaitu karena masalah teknis, persoalan administratif, kesadaran politik, dan apatisme politik. Untuk masalah pertama dan kedua tentu itu di luar dari area kontrol kita sehingga pada tulisan ini, penulis mencoba untuk berfokus pada persoalan tentang apatisme terkhusus di kalangan mahasiswa. Apatisme Kaum Intelektual Di tahun 2014, saat penulis masih berstatus mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Malang, penulis pernah menjabat sebagai Ketua Umum Komisi Pemilu Raya Fakultas (KPRF), sebuah lembaga penyelenggara pemilu mahasiswa ditinggat fakultas. Dalam perjalanannya penulis melihat secara nyata tentang fenomena maraknya apatisme kaum intelektual kampus terhadap pemilu. Pada saat itu jumlah mahasiswa yang memiliki hak pilih di fakultas saya sekitar 4.000 lebih mahasiswa. Namun, setelah berbagai upaya seperti sosialisasi, ajakan langsung, hingga meminta dorongan dari pihak dekanat untuk mengeluarkan surat imbauan, tetap saja pada hari pelaksanaan pemilu tidak lebih dari 1.000 mahasiswa yang menggunakan hak pilihnya.

Keywords


Pilpres 2019, Mahasiswa Bisa Apa?

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://www.malang-post.com/netizen/opini/pilpres-2019-mahasiswa-bisa-apa