Filantropi Media Massa

Sugeng Winarno

Abstract


Bencana gempa bumi 7,0 skala richter yang mengguncang Lombok, NTB pada Minggu (5/8/2018) memunculkan kepedulian dari banyak kalangan. Beberapa media massa arus utama (mainstream media) dan media sosial (medsos) turut menggalang dana sumbangan masyarakat. Sejumlah stasiun televisi, radio, koran, majalah, dan portal berita online membuka wadah untuk penerimaan bantuan masyarakat. Termasuk Koran Malang Post yang menggelar aksi “Malang Peduli Lombok”.Kegiatan kedermawanan masyarakat (filantropi) sudah cukup lama diperankan oleh media massa terutama saat terjadi bencana. Selain menjalankan fungsi sebagai media penyedia informasi, edukasi, dan hiburan kepada masyarakat, media massa juga menjalankan fungsi filantropi. Faktor kedekatan antara media massa dengan masyarakat menjadikan upaya penggalangan dana yang difasilitasi media massa mampu menuai sukses.Kehadiran filantropi oleh media massa ini melengkapi penggalangan dana yang diadakan oleh lembaga-lembaga sosial keagamaan, institusi pemerintah, swasta, organisasi kemasyarakatan, dan beberapa kelompok masyarakat yang lain. Melalui sarana internet dan medsos, beragam bentuk bantuan dan sumbangan masyarakat juga dikelola untuk diserahkan kepada yang berhak menerima. Menyumbang lewat media digital ini telah menjadi tren di masyarakat melengkapi filantropi yang diperankan oleh mainstream media.Tercatat sejumlah media massa telah membuka program untuk penyaluran dana bantuan masyarakat. SCTV punya program “Pundi Amal SCTV”, RCTI dengan program “Jalinan Kasih”, Indosiar lewat program “Peduli Kasih”, Ada juga “ANTV Peduli”, “Dompet Amal Transcorp”, “Dompet Peduli” punya MNCTV, “1 Untuk Negeri” TVOne, “Dompet Kemanusiaan” milik Metro TV dan Media Group. Beberapa media cetak dan online juga punya program yang termasuk dalam filantropi ini.

Keywords


Filantropi Media Massa

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://www.malang-post.com/netizen/opini/filantropi-media-massa