Politik Kebohongan

Iradhad Taqwa Sihidi

Abstract


Ruang publik politik tanah air akhir-akhir ini dipenuhi dengan narasi elektoral yang tidak bermutu dan mendidik. Ujaran saling menghujat, menghina, menyudutkan menjadi senjata untuk saling mendelegitimasi satu sama lain. Celakanya, bahan wacana yang digunakan berasal dari manipulasi dan kebohongan. Model seperti ini jelas tidak sehat dan penanda keadaban politik kita masih bermasalah.Dalam lanskap politik Indonesia, penggunaan kebohongan sebagai instrumen meraih kekuasaan sudah jamak dijumpai khususnya dalam politik elektoral. Yang paling menarik perhatian tentunya kejadian di tahun 2014 ketika Jokowi diterpa isu propaganda kebohongan melalui tabloid Obor Rakyat yang dicetak kurang lebih 1 juta ekslempar dan disebarluaskan ke banyak pondok pesantren. Pola-pola terorganisir, rapi, sistematis dan berkeseinambungan seperti ini nyatanya masih terjadi sampai saat ini.

Keywords


Politik Kebohongan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://www.malang-post.com/netizen/opini/politik-kebohongan