Arah Politik Muhammadiyah

Syamsul Arifin

Abstract


Muhammadiyah menjadi salah satu ormas Islam yang diharapkan memberikan dukungan terhadap capres-cawapres, baik pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang bertarung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti.Upaya mendapatkan dukungan itu, terlihat pada kunjungan mereka ke kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah beberapa bulan lalu. Itu merupakan fenomena rutin yang selalu terjadi pada setiap gelaran politik akbar. Pada Pilpres 2014, Muhammadiyah juga didekati.KH Ma’ruf Amin saat berkunjung ke kantor PP Muhammadiyah di Jakarta awal September lalu, tanpa tedeng aling-aling mengungkapkan, kunjungannya untuk mendapat dukungan dari Muhammadiyah. Pekan berikutnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengharapkan hal sama. Wajar bila Muhammadiyah diharapkan memberikan dukungan karena pertimbangan berikut ini.Pertama, sikap Muhammadiyah yang tegas mengambil jalan tengah atau netral. Pilihan ini mudah dilakukan, mengingat pasangan yang bersaing di Pilpres 2019 tidak satu pun yang tercatat sebagai kader Muhammadiyah.Namun, bukan karena pertimbangan ketiadaan kader Muhammadiyah yang ikut kontestasi Pilpres 2019, melainkan karena semata-mata watak Muhammadiyah yang sejak kelahirannya nonpolitik, meskipun bukan apolitis.

Keywords


Arah Politik Muhammadiyah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://republika.co.id/berita/kolom/wacana/18/11/02/phjl90440-arah-politik-muhammadiyah