Independensi Newsroom Saat Pilkada

Sugeng Winarno

Abstract


Kapanpun ruang redaksi (newsroom) media massa harus independen. Saat Pilkada atau bukan, newsroom harus benar-benar steril dari segala intervensi dari pihak manapun. Terlebih saat pesta demokrasi dalam Pilkada saat ini dan Pileg serta Pilpres mendatang. Momentum hajatan politik ini menjadi ujian bagi insan pers guna menunjukkan eksistensinya sebagai penjaga pilar keempat demokrasi. Melalui ruang redaksi yang independen akan menghasilkan produk jurnalistik yang kredibel, obyektif, netral, dan berimbang.            Independensi newsroom bisa bermakna bahwa ruang redaksi harus terhindar dari beragam tekanan kepentingan. Penetrasi kepentingan yang berpotensi dapat memengaruhi newsroom bisa datang dari faktor external maupun internal media. Campur tangan pihak pemilik media dalam ruang redaksi bisa saja terjadi. Inilah yang harus dihindari. Newsroom harus benar-benar terhindar dari intimidasi pihak manapun.            Untuk itu kerja di ruang redaksi haruslah para wartawan yang benar-benar mampu bekerja secara profesional, menjunjung kaidah dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan beragam aturan yang berlaku. Wartawan yang sedang aktif berpolitik tentu dapat memengaruhi kerja profesional jurnalis di ruang redaksi. Jurnalis yang duduk di ruang redaksi idealnya adalah orang-orang yang steril dari segala kepentingan politik.

Keywords


Independensi Newsroom Saat Pilkada

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.