Kampanye Hitam dan Cerita Orang-Orang Kalah

Nurudin .

Abstract


Presiden Joko Widodo pernah berharap  agar bangsa ini mengedepankan karakter keindonesiaan dalam berpolitik. Karakter keindonesiaan itu satu diantaranya adalah tidak saling menjelekkan dan tak saling mencela. Dalam berpolitik, seharusnya beradu track record, program, ide dan rencana-rencana cerdas ke depan.Kegalauan presiden itu tentu saja mewakili masyarakat yang peduli untuk kemajuan Indonesia yang lebih baik di masa datang. Bisa jadi pula, kegelisahan presiden juga mencemaskan masyarakat dan bangsa ini menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.Sebagai orang yang peduli, apapun profesinya, setidaknya kita harus ikut andil bagian dalam usaha mengatasi kegiatan-kegiatan yang mengarah pada keburukan di masa datang. Ini penting dikemukakan karena bangsa ini belum pernah punya sejarah atau juga tak mau belajar sejarah bahwa mengedepankan individu dan kelompok dalam setiap kompetisi politik justru merugikan generasi masa datang.

Keywords


Kampanye Hitam dan Cerita Orang-Orang Kalah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.