Mengelola Multikultural Demi Keutuhan Bangsa

Asri Kusuma Dewanti

Abstract


Kita harus lebih toleran, damai, berbelas kasih kepada sesama, dan jangan membiarkan diri penuh kecurigaan (Karen Armstrong). Kutipan yang penulis ambil dari Karen Armstrong tersebut, setidaknya menyadarkan pada kita semua bahwaIndonesia dikenal sebagai bangsa yang kaya akan keberagaman suku, bangsa, budaya, bahasa, dan agama. Kekayaan multikultural itu mestinya menjadi aset bagi pembangunan bangsa.Sayangnya, kemajemukan justru lebih sering diwarnai hiruk pikuk konflik dan dilumuri tetesan darah anak bangsa. Benar, sepanjang sejarah bangsa ini, konflik multikultural yang berlatar rasial, etnik, ekonomi, agama, sosial, dan politik sarat terjadi diIndonesia. Ujaran kebencian dan propaganda tentang intoleransi terasa makin memprihatinkan. Bahkan, jika kita amati kondisi bangsa saat ini kita sepertinya tidak berdaya dan kurang mampu mengelola perbedaan itu.

Keywords


Mengelola Multikultural Demi Keutuhan Bangsa

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.