Problem Teologis Masyarakat Modern

Admin BAA-UMM

Abstract


PRAKTIK kesyirikan akan selalu muncul di setiap masa. Sekarang pun, berbagai bentuk ritual kesyirikan juga tampak di mana-mana. Bahkan fenomena kesyirikan kini lebih parah dari kesyirikan yang terjadi di masa jahiliyah saat Nabi Muhammad masih hidup.Faktanya, orang-orang musyrik zaman jahiliyyah hanya melakukan kesyirikan dalam masalah uluhiyyah (peribadatan). Mereka tetap mengakui tentang rububiyyah (kekuasaan) Allah sebagai pencipta, pemberi rezeki, dan pengatur segala urusan. Sekedar contoh, banyak orang sekarang berkeyakinan bahwa yang mendatangkan ikan bagi nelayan, yang mengatur ombak laut selatan adalah Nyi Roro Kidul. Ada pula yang meyakini peran jin sebagai penguasa Gunung Merapi. Ada pula yang memercayai Dewi Sri sebagai pengatur urusan hasil panen. Padahal tidak ada seorang pun yang dapat mengatur alam semesta kecuali Allah Tuhan semesta alam. 

Keywords


Problem Teologis Masyarakat Modern

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.