Menimbang Pelegalan Pungutan di Sekolah

Asri Kusuma Dewanti

Abstract


Mendikbud Muhadjir Effendy akhir-akhir ini menyampaikan bahwa mulai tahun ini, sekolah diperbolehkan menarik pungutan dari masyarakat. Pungutan tersebut, menurut menteri, untuk memajukan dunia pendidikan yang selama ini mengandalkan biaya dari pemerintah. Artinya sekolah diperbolehkan menarik sumbangan dari donatur, pengusaha, orang tua wali, dan alumni. Jika hanya mengandalkan dana bantuan operasional sekolah (BOS), sekolah tidak akan berkembang.Pungutan tersebut dilegalkan, namun disertai penguatan dalam segala bentuk pada proses transaksi. Keuangan sekolah dijalankan secara transparan dan akuntabel, bahkan melalui transaksi secara elektronik. Tujuan pungutan tersebut untuk memperkuat aspek pendanaan sekolah melalui semangat gotong royong. Diharapkan aktivitas pembelajaran makin berkualitas karena sokongan dana tidak menghadapi kendala. Menteri menyatakan pungutan tidak bersifat memaksa.

Keywords


Menimbang Pelegalan Pungutan di Sekolah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.