Memakmurkan Alam dan Lingkungan

Ahmad Fatoni

Abstract


Alkisah, ada seorang kakek tua renta sedang menanam kurma. Lalu pemuda yang melintas melihat apa yang dilakukan kakek tua itu. Si pemuda lantas bertanya, “Kenapa kakek rajin sekali menanam kurma, padahal kakek kan sudah amat tua? Mungkin saat tanaman itu berbuah bisa jadi kakek telah tiada”.Sembari tersenyum si kakek tadi menjawab, “Betul nak, aku memang sudah tua. Tapi walaupun kakek tak bisa menikmati apa yang kakek tanam, insyaallah ini bermanfaat untuk generasi mendatang. Bukankah kita juga banyak menikmati hasil dari orang-orang sebelum kita.”Pemuda tersebut terenyuh mendengar jawaban si kakek. Lalu ia pun membantu si kakek menanam biji kurma itu.Ada satu pelajaran yang menarik dalam kisah di atas. Bagaimana seorang kakek tua renta masih semangat menanam kebaikan. Si kakek yakin bahwa kebaikan yang ia tanam pasti membuahkan hasil dan pahala untuknya. Nabi Muhammad SAW sendiri pernah menegaskan: “Barang siapa menanam satu pohon, dia telah menanam beribu-ribu kebaikan.”

Keywords


Memakmurkan Alam dan Lingkungan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.